Halaman

Membuat Kincir Angin

Negeri kita tercinta merupakan rantai kepulauan yang luas, berada pada garis katulistiwa dan memiliki dua musim ; hujan dan kemarau. Angin merupakan energi yang tak ternilai harganya, serta didapat secara gratis. Angin timbul karena adanya perbedaan tekanan udara. Nah negeri ini memiliki kekayaan aneka sumber daya, misalnya sumber daya air, sumberdaya matahari, panas bumi, gas, manusia dll. Salah satunya adalah sumber daya angin. Angin dirubah menjadi sumber energi, misalnya energi listrik. Angin tidak terlihat tapi terasa, contohnya kentut...tuutt..



Kekuatan angin disetiap daerah berbeda, begitu juga dengan nama nama angin. Negeri ini mengenal banyak istilah nama angin, seperti angin barat, angin timur, angin laut, angin darat, angin puyuh, angin puting beliung, angin bahorok, angin sepoy sepoy, angin mamiri, angin malam, angin duduk, mati angin (untuk yg hobi layangan) dll. Saking banyaknya jenis angin maka penyakit yang sering timbul di negeri ini yaa masuk angin serta buang buang angin....
Udaahh ah.. becanda mulu.. disini ane mau menyampaikan uraian pemanfaatan angin menjadi energi lain yaitu bunyi-bunyian, untuk hiburan serta menyalurkan akal dan fikiran. Kita mengenal yang namanya kincir angin atau kolecer, yang berputar karena hembusan angin. Kincir berputar pada porosnya, ada yang berporos horizontal, dan ada yang berporos vertikal. Nih ane kasih contoh gambar kedua jenis poros kincir :

Poros Horizontal                                                                                   Poros Vertikal
Nah... udah pada paham maksudnya donk....

  




Cara Membuat Kincir Vertikal
Sebelum ane uraikan cara membuat kincir vertikal, akan ane berikan perbedaan yang mendasar antara dua jenis poros kincir diatas. Kincir poros horizontal perlu selalu berhadapan dengan angin, sehingga arah kincir harus terus disesuaikan berhadapan dengan arah angin, agar kincir berputar. Maka biasanya pada kincir horizontal dipasang buntut dibelakangnya, untuk menyesuaikan arah angin. Hal ini memerlukan dua putaran yaitu putaran kincir (baling2) dan putaran poros pada tiang. Kincir jenis ini memerlukan ruang yang cukup besar untuk pergerakannya. Lain halnya dengan kincir poros vertikal. Kincir jenis ini dapat menerima hembusan angin dari arah mana saja, kecuali dari atas atau bawah. Kincir jenis ini tidak memerlukan ruang yang besar dan hanya membutuhkan satu poros saja. Oleh karena itu, ane lebih tertarik membuat kincir vertikal.
Akan ane uraikan cara membuat kincir poros vertikal. Mulai dari bahan, alat  yang diperlukan sampai dengan cara pembuatan.

Peralatan :
1. Gunting
2. Palu
3. Gergaji
4. Tang

Bahan-bahan
1. Papan, lebar 80cm x 40 cm, tebal 1cm
2. plastik Viber elastis 63 cm x 60 cm (buat 2 pcs)
3. Lem kayu
4. Paku triplek/staples
5. Klaher kecil (2 pcs)
6. Tiang (diameter sesuai lubang as klaher) = 1m

Cara Pembuatan


Sabar dulu brooo.... ini kincir baru bisa berputar. Selanjutnya perlu tambahan variasi agar dapat menghasilkan energi lain. Untuk ane, kincir cukup dengan menghasilkan bunyi-bunyian saat ada hembusan angin. Bunyi timbul karena adanya pertemuan dua bidang dan kekuatan bunyi tergantung dari sifat bidang serta kualitas gesekan atau benturan yang terjadi. Maka untuk bunyi pilihlah media seperti bambu, kaleng atau benda lain yang memiliki daya resonansi yang baik.
Demikian dulu bro ulasannya semoga bermanfaat, dari pada ngalor ngidul mikirin bini orang mendingan berkreasi serta mengasah otak agar tidak menjadi tumpul...Trim

Scooterist




Memiliki hobi memang sudah alamiah manusiawi adanya. Hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Penyaluran hobi berdampak pada 2 (dua) hal : positif dan negatif, untuk yang ini tergantung dari sudut pandang yang menilainya. Pada umumnya penyaluran hobi membutuhkan dana ekstra, jadi perlu ada penghasilan ekstra juga untuk dapat menyalurkan hobi.
Ane termasuk penggemar scooter/vespa dan kebetulan ane punya tuh mesin kanan, yang ane ambil alih dari pemilik sebelumnya hanya dengan ditukar sejumlah uang, alias ane beli...hehehe. ane beli tuh si mesin kanan dari orang bogor, lumayan jauh perjalanan menuju tuh vespa. Mungkin karena dorongan hobi, ane jabanin juga, sampe nyebrang jembatan 8 x, tanjakan turunan berkali2, maklum daerah bogor yang berada di kaki gunung salak.