Untuk memperbanyak tanaman Adenium anda , yang dibutuhkan adalah ketelitian dan kesabaran. Tanpa dua hal ini perbanyakan adenium anda menjadi "mission impossible". Untuk mengembangbiakkan Adenium dilakukan dengan dua cara , yaitu generatif dan vegetatif. Perbanyakan secara generatif adalah perbanyakan melalui biji yang dihasilkan dari persilangan. Sementara perbanyakan vegetatif dilakukan melalui stek , cangkok , okulasi , sambung (grafting) , sisip , atau pemecahan akar.Anakan hasil perbanyakan vegetatif mewarisi sifat-sifat unggul induknya sedangkan perbanyakan secara generatif akan dihasilkan anakan yang berbeda dengan induknya , dimana umumnya hal inilah yang dicari para breeder untuk menghasilkan hibrida adenium baru dengan bunga beraneka warna dan karakter pohon yang bermacam-macam.
Hingga saat ini telah terdapat berbagai macam adenium hibrida yang dikembangkan oleh Nursery di Thailand , Taiwan , India , Amerika , dan tentu saja Indonesia. Belum lagi persilangan yang dilakukan oleh penghobby yang tersebar dimana-mana , yang melakukan persilangan baik dari sekedar coba-coba ataupun secara serius. Sehingga untuk saat ini dapat kita jumpai bunga seperti lirik lagu Group Band Padi - " Semua tak sama , tak pernah sama tapi mirip-mirip".
Hal yang perlu diperhatikan dari pebanyakan adenium hasil persilangan adalah sangat tidak layak kalau mengatakan biji hasil persilangan dengan nama induknya. Akan lebih baik mengklasifikasikannya hanya berdasarkan warna bunga ataupun karakter dominan lainnya. Karena untuk pemuliabiakkan tanaman membutuhkan metode dan prosedur standar , sampai pada tahapan hasil persilangannya dapat diklaim sama dengan induknya dan stabil yang akan menghasilkan anakan yang relatif sama dengan induknya
A. MEMPERBANYAK DENGAN BIJI
Memperbanyak Adenium dengan cara Generatif (penyerbukan) dapat dihasilkan dengan melalui persilangan alam (dengan bantuan serangga) ataupun dengan Penyilangan sendiri (Hand Polynation) Penyerbukan melalui bantuan serangga terjadi karenaSaat hinggap di bunga secara tidak sengaja , kaki lebah menyentuh benang sari , lalu ketika serangga tadi berpindah ke bunga lain serbuk sari (polen) menempel pada putik bunga lainsehingga terjadilah penyerbukan. Jika penyerbukan berhasil maka bakal buah akan membesar san berkembang menjadi buah. Penyerbukan secara alami tidak dapat dikontrol , bibit yang dihasilkan tidak dapat diprediksikan hasilnya / random. Untuk dapat menghasilkan bibit yang baik , yang mewarisi sifat unggul induknya (pertumbuhan cepat , memiliki bentuk bunga dan warna bunga yang baik , berbunga kompak) maka dilakukan dengan melakukan penyerbukan buatan. Adapun untuk langkah-langkah dari Persilangan Adenium dengan cara penyerbukan buatan dapat dilihat selengkapnya padaMengawinkan Adenium
Buah adenium berbentuk panjang dan terdiri dari dua buah. Setelah dua bulan kemudian , buah adenium akan matang. Menjelang buah matang ditandai warna buah hijau kecokelatan. Pada saat itu , buah sebaiknya diikat dengan tali. Pengikatan bertujuan agar biji-biji yang berumbai tidak beterbangan saat buah matang dan pecah. Saat buah matang , biji dipanen dan siap untuk ditanam. Adapun langkah-langkah penyemaian / penanaman Biji Adenium dapat dilihat pada Halaman Penyemaian Biji Adenium
B. MEMPERBANYAK DENGAN STEK
Dari jaman dahulu sejak kita mengenal Adenium , sangat lumrah dimana-mana untuk memperbanyak adenium dengan dengan setek. Umumnya penyetekan dilakukan setelah dilakukan pemangkasan pada pohon induk. Untuk Penyetekan perlu dieprhatikan bahan setek dipilih dari induk yang sehat dan cukup tua. Cirinya batang berukuran besar , sehat , dan berdiameter minimal 2 cm. Batang yang terlalu kecil dan muda mempunyai tingkat resiko kegagalan yang cukup besar. Setek jangan diambil dari batang utama karena sulit bertunas. Tahapan perbanyakan dengan setek dijelaskan sebagai berikut:
| 1. | Potong batang sepanjang 10-15 cm. Sisakan 2-3 helai daun untuk mengurangi penguapan. Gunakan pisau yang tajam dan steril agar tanaman tidak terinfeksi. |
| 2. | Setelah dipotong , kering anginkan batang ditempat yang teduh selama 1-2 jam agar luka bekas pemotongan kering. Bahan setek tersebut tidak boleh terkena air dan sinar matahari langsung. |
| 3. | Celupkan bagian yang terpotong dengan zat perangsang akar , lalu kering anginkan dengan selama 1-2 jam. Setelah itu , tancapkan batang setek pada media tanam sedalam 4-5 cm. |
| 4. | Siram air secukupnya secara merata. Selanjutnya , letakkan tanaman di tempat teduh dengan intensitas cahaya matahari rendah , sekitar 60-70%. |
Setelah 6-7 hari , tanaman dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih panas. Pada saat itu , tanaman mulai segar. Jika 12-14 hari kemudian tanaman belum mengeluarkan tunas dan batang terlihat kurus mk perbanyakan dengan setek dianggap gagal. Pekebun di Indonesia jarang menggunakan cara setek untuk memperbanyak tanaman karena relatif sulit dan membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan bonggol.
C. MEMPERBANYAK DENGAN SAMBUNG
Perbanyakan dengan sambung atau grafting paling banyak dilakukan oleh pekebun adenium. Cara grafting dilakukan dengan menggabungkan batang bawah dan batang atas dari jenis tanaman yang berbeda. Keunggulan cara ini adalah dihasilkan tanaman yang lebih unggul dibandingkan dengan induknya karena diambil dari jenis yang berbeda. Selain itu , cara ini lebih cepat dan tingkat kegagalannya rendah. Teknik Grafting / Sambung dijelaskan pada bagaimana menggrafting adenium.
PEMUPUKAN DAN PENYIRAMAN
Bagaimanapun keindahan adenium tak bakal tampak bila tak dilakukan perawatan. Inilah sejumlah pemeliharaan yang rutin diterapkan pada adenium anda
B. Jenis-jenis pupuk dan sifatnya
1. Pupuk anorganik
2. Pupuk Organik
C. Metode Aplikasi
1. Tanaman bibit
2. Tanaman remaja
3. Fase generatif
Setahun lalu , seorang konsumen membeli adenium di sebuah showroom di Semarang. Sosoknya amat mempesona. Setiap tangkai memunculkan bunga berwarna merah muda yang indah. Penampilan tanaman dianggap layak untuk mengungkapkan cinta Adenium seharga Rp 4.000.000 itu kemudian dipersembahkan kepada sang pujaan hati.
Tujuh bulan berselang , sang gadis mendatangi showroom itu. Ia mengungkapkan adenium pemberian kekasihnya kini merana. Penampilan tanaman itu berubah drastis. Yang tersisa hanya ranting gundul dan daun kuning di beberapa anakan cabang. Wajar bila bunga seperti mogok muncul. Diakuinya , ia memang tidak pernah memberi pupuk. Sesekali , ia menyiramkan air beras bila melihat media kering.
Pupuk ibarat makanan bagi tumbuhan. Ia diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Di alam , tanaman menyerap nutrisi dari dalam tanah dan udara. Sedangkan di dalam wadah , nutrisi harus dipasok dalam kurun waktu tertentu.
Unsur hara makro berisi hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah banyak. Namun , tidak berarti jumlah yang diberikan tak terbatas. Ada ambang tertentu yang ditoleransi tanaman. Melebihi batas itu , tanaman mengalami keracunan yang bisa berlanjut hingga mati.
Ada 12 jenis unsur kimia yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Unsur itu adalah nitrogen (N) , fosfor (P) , kalium (K) , magnesium (Mg) , sulfur (S) , dan kalsium (Ca) , boron (B) , besi (Fe) , tembaga (Cu) , mangan (Mn) , seng (ZN) , dan molibdenum (Mo). Setiap unsur memiliki pengaruh penting dalam pertumbuhan tanaman.
Kebutuhan tanaman akan masing-masing unsur berlainan. Tergantung pada umur , jenis , dan lingkungan.
- Nitrogen (N)
- Nitrogen berperan dalam pembentukan sel , jaringan , dan organ tanaman. Ia berfungsi sebagai sebagai bahan sintetis klorofil , protein , dan asam amino. Karena itu kehadirannya dibutuhkan dalam jumlah besar , terutama saat pertumbuhan vegetatif. Bersama fosfor (P) , nitrogen digunakan untuk mengatur pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
Terdapat 2 bentuk nitrogen yakni amonium dan nitrat. Sejumlah penelitian membuktikan amonium sebaiknya tidak lebih dari 25% dari total konsentrasi nitrogen. Jika berlebihan , sosok tanaman bongsor tetapi rentan terhadap serangan penyakit. Nitrogen yang berasal dari amonium akan memperlambat pertumbuhan karena mengikat karbohidrat sehingga pasokan sedikit. Dengan demikian cadangan makanan sebagai modal berbunga juga minimal. Akibatnya tanaman tidak mampu berbunga. Seandainya yang dominan adalah nitrogen bentuk nitrat , maka sel-sel tanaman akan kompak dan kuat sehingga lebih tahan penyakit. Untuk mengetahui kandungan N dan bentuk nitrogen dari pupuk bisa dilihat dari kemasan
| | Gejala kekurangan Tanaman yang kekurangan nitrogen dikenali dari daun bagian bawah. Daun itu menguning karena kekurangan klorofil. Lebih lanjut mengering dan rontok. Tulang-tulang di bawah permukaan daun muda tampak pucat. Pertumbuhan tanaman lambat , kerdil dan lemah. Produksi bunga dan biji rendah. Kelebihan Warna daun terlalu hijau , tanaman rimbun dengan daun. Proses pembuangan menjadi lama. Adenium bakal bersifat sekulen karena mengandung banyak air. Hal itu menyebebkan rentan serangan cendawan dan penyakit , dan mudah roboh. Produksi bunga menurun. |
b. Fosfor (P)
Fosfor merupakan komponen penyusun beberapa enzim , protein , ATP , RNA , dan DNA. ATP penting untuk proses transfer energi , sedangkan RNA dan DNA menentukan sifat genetik tanaman. Unsur P juga berperan pada pertumbuhan benih , akar , bunga , dan buah. Dengan membaiknya struktur perakaran sehingga daya serap nutrisi pun lebih baik.
Bersama denga kalium , fosfor dipakai untuk merangsang pembungaan. Hal itu wajar sebab kebutuhan tanaman terhadap fosfor meningkat tinggi ketika tanaman akan berbunga.
| | Kekurangan Kelebihan |
c. Kalium (K)
Kalium berperan sebagai pengatur proses fisiologi tanaman seperti fotosintetis , akumulasi , translokasi , transportasi karbohidrat , membuka menutupnya stomata , atau mengatur distribusi air dalam jaringan dan sel. Kekurangan unsur ini menyebabkan daun seperti terbakardan akhirnya gugur.
Unsur kalium berhubungan erat dengan kalsium dan magnesium. Ada sifat antagonisme antara kalium dan kalsium. Dan juga antara kalium dan magnesium. Sifat antagonisme ini menyebabkan kekalahan salah satu unsur untuk diserap tanaman jika komposisinya tidak seimbang. Unsur kalium diserap lebih cepat oleh tanaman dibandingkan kalsium dan magnesium. Jika unsur kalium berlebih gejalanya sama dengan kekurangan magnesium. Sebab , sifat antagonisme antara kalium dan magnesium lebih besar daripada sifat antagonisme antara kalium dan kalsium. Kendati demkian , pada beberapa kasus , kelebihan kalium gejalanya mirip tanaman kekurangan kalsium.
| | Kekurangan Kelebihan |
d. Magnesium (Mg)
Magnesium adalah aktivator yang berperan dalam transportasi energi beberapa enzim di dalam tanaman. Unsur ini sangat dominan keberadaannya di daun , terutama untuk ketersediaan klorofil. Jadi kecukupan magnesium sangat diperlukan untuk memperlancar proses fotosintesis. Unsur itu juga merupakan komponen inti pembentukan klorofil dan enzim di berbagai proses sintesis protein.
Kekurangan magnesium menyebabkan sejumlah unsur tidak terangkut karena energi yang tersedia sedikit. Yang terbawa hanyalah unsur berbobot 'ringan' seperti nitrogen. Akibatnya terbentuk sel-sel berukuran besar tetapi encer. Jaringan menjadi lemah dan jarak antarruas panjang. Ciri-ciri persis seperti gejala etiolasi-kekurangan cahaya pada tanaman.
|
| Gejala Kekurangan Kelebihan |
e. Kalsium (Ca)
Unsur ini yang paling berperan adalah pertumbuhan sel. Ia komponen yang menguatkan , dan mengatur daya tembus , serta merawat dinding sel. Perannya sangat penting pada titik tumbuh akar. Bahkan bila terjadi defiensi Ca , pembentukan dan pertumbuhan akar terganggu , dan berakibat penyerapan hara terhambat. Ca berperan dalam proses pembelahan dan perpanjangan sel , dan mengatur distribusi hasil fotosintesis.
| | Kekurangan Kelebihan |
Unsur mikro adalah unsur yang diperlukan tanaman dalam jumlah sedikit . Walaupun hanya diserap dalam jumlah kecil , tetapi amat penting untuk menunjang keberhasilan proses-proses dalam tumbuhan. Tanpa unsur mikro , bunga adenium tidak tampil prima. Bunga akan lunglai , dll. Unsur mikro itu , adalah: boron , besi , tembaga , mangan , seng , dan molibdenum.
a. Boron (B)
Boron memiliki kaitan erat dengan proses pembentukan , pembelahan dan diferensiasi , dan pembagian tugas sel. Hal ini terkait dengan perannya dalam sintetis RNA , bahan dasar pembentukan sel. Boron diangkut dari akar ke tajuk tanaman melalui pembuluh xylem. Di dalam tanah boron tersedia dalam jumlah terbatas dan mudah tercuci. Kekurangan boron paling sering dijumpai pada adenium. Cirinya mirip daun variegeta.
|
| Kekurangan Kelebihan |
b. Tembaga(Cu)
Fungsi penting tembaga adalah aktivator dan membawa beberapa enzim. Dia juga berperan membantu kelancaran proses fotosintesis. Pembentuk klorofil , dan berperan dalam funsi reproduksi.
|
| Kekurangan Kelebihan |
c. Seng(Zn)
Hampir mirip dengan Mn dan Mg , sengat berperan dalam aktivator enzim , pembentukan klorofil dan membantu proses fotosintesis. Kekurangan biasanya terjadi pada media yang sudah lama digunakan.
|
| Kekurangan kelebihan |
d. Besi (fe)
Besi berperan dalam proses pembentukan protein , sebagai katalisator pembentukan klorofil. Besi berperan sebagai pembawa elektron pada proses fotosintetis dan respirasi , sekaligus menjadi aktivator beberapa enzim. Unsur ini tidak mudah bergerak sehigga bila terjadi kekurangan sulit diperbaiki. Fe paling sering bertentanganatau antagonis dengan unsur mikro lain. Untuk mengurangi efek itu , maka Fe sering dibungkus dengan Kelat (chelate) seperti EDTA (Ethylene Diamine Tetra-acetic Acid). EDTA adalah suatu komponen organik yang bersifat menstabilkan ion metal. Adanya EDTA maka sifat antagonis Fe pada pH tinggi berkurang jauh. Di pasaran dijumpai dengan merek Fe-EDTA.
|
| Kekurangan Kelebihan |
f. Molibdenum(Mo):
Mo bertugas sebagai pembawa elektron untuk mengubah nitrat menjadi enzim. Unsur ini juga berperan dalam fiksasi nitrogen.
|
| Kekurangan Kelebihan |
B. JENIS-JENIS PUPUK DAN SIFATNYA
Unsur-unsur yang dibutuhkan adenium dikemas oleh produsen menjadi pupuk dalam aneka dalam rupa dan bentuk. Dari segi bentuk pupuk dikemas dalam cairan , bubuk , tablet , kapsul , dan butiran. Sedangkan dari segi bahan baku dikenal istilah pupuk anorganik dan organik. Pupuk anorganik adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan kimia. Organik , berasal dari bahan alam.
1. Pupuk anorganik
Secara umum ada dua jenis pupuk anorganik yang tersedia di pasaran: pupuk tunggal dan pupuk majemuk. Pupuk tunggal dibuat dari satu unsur secara dominan. Contohnya Urea yang mengandung N , TSP atau SP 36 denganP , dan KCl atau ZK dengan unsur K yang dominan. Pupuk majemuk mengandung lebih dari satu jenis unsur. Misalnya DAP dan Amofos yang terbuat dari N dan P. Pupuk majemuk juga bisa tersusun dari 3 unsur. Sebut juga Rustica Yellow dan Mutiara. Kedua pupuk itu dilengkapi dengan kandungan N , P , dan K. Produsen pupuk biasanya jgua menambahkan unsur-unsur mikro seperti Fe , B , Mo , Mn , dan Cu.
Agar praktis , pekebun biasanya memakai pupuk majemuk. Umumnya di pasaran beredar pupuk dengan kandungan utama Nitrogen , fosfor , dan kalium dengan berbagai perbandingan. Besar kecilnya perbandingan itu dicantumkan di label kemasan. Tulisan 20:10:10 artinya kandungan nitrogen paling tinggi sehingga tepat digunakan untuk masa pertumbuhan.
Pupuk organik sudah sejak lama digunakan orang. Munculnya tren 'kembali ke alam' mendorong munculnya pupuk organik yang diproses dan dikemas secara modern. Bahan baku pembuatannya bermacam-macam , antara lain dari guano , kotoran kelelawar yang sudah diproses , limbah tanaman , ikan , dan hewan. Beberapa jenis biota laut seperti alga , kerang juga diekstrak menjadi pupuk organik
Dewasa ini pupuk berlabel organik itu sudah dikemas modern dalam wadah tertutup. Bentuknya serupa dengan pupuk anorganik bisa berupa cairan , serbuk , atau butiran. Label berisi komposisi dan petunjuk pemakaian juga tertera di kemasan. Sebelum membeli dan memakai perhatikan kandungan nutrisinya.
Perlu diingat Pupuk tidak mencegah kedatangan hama dan penyakit. Untuk itu tetap diperlukan sejumlah insektisida atau fungisida tatkala patogen menyerang. Pemakaian pestisida dengan kandungan sama dalam waktu lama bisa menimbulkan resistensi. Cara yang lazim dipakai ialah memakai pestisida secara bergantian.
Penggunaan satu jenis pupuk dalam jangka panjang merugikan pertumbuhan tanaman. Sebab pupuk itu mengandung unsur tertentu seperti nitrogen , fosfor , dan kalium yang tinggi. Segera ganti dengan pupuk dengan ratio seimbang atau unsur lain yang lebih tinggi. Selain pupuk utama itu , juga dibarengi dengan berbagai 'suplemen'. Tujuannya tentu saja agar pertumbuhan tanaman kian bagus. Beberapa diantaranya , yaitu: Vitamin B1.
Vitamin B1 , salah satu zat untuk mempercepat pertumbuhan adenium , juga pemulihan "tenaga" usai pindah tanam. Vitamin itu termasuk kelompok fitohormon , yaitu suatu zat yang dalam jumlah kecil/sedikit mampu memacu pertumbuhan. Penggunaan vitamin B1 pada adenium diharapkan mampu mengatasi masalah lambatnya pertumbuhan tanaman.
a. minyak Ikan/Tepung Ikan
Pupuk ikan atau minyak ikan juga membantu pertumbuhan adenium dan memperkuat daya tahan tanaman. Penggunaannya diselang-seling dengan pupuk lain. Selain itu , aroma amis cukup mengganggu penciuman.
b. Konsentrat pekat
Konsentrat pekat merupakan bahan kimia biasa yang telah dipadukan oleh produsen untuk membantu pekebun yang ingin praktis. Ia mengandung semua unsur hara makro dan mikro yang diperlukan tanaman. Bahan ini biasa dipakai oleh pekebun hidroponik yang ingin praktis dalam pemupukan.
Pupuk disebut A&B mix itu diformulasi secara khusus sesuai dengan jenis dan fase pertumbuhan tanaman. Keistimewaan pupuk itu ialah selain mengandung unsur hara yang diperlukan tanaman , juga menggunakan bahan-bahan yang 100% larut dalam air. Karena itu cocok diaplikasikan pada tanaman secara irigasi semprot. Caar penggunaan juga sangat praktis dan dapat disimpan dalam waktu cukup lama.
MEMPERINDAH ADENIUM
TRAINING ADENIUM HASIL BURUAN | TRAINING BONGGOL & AKAR ADENIUM | ADENIUM GRAFTING | TRAINING BATANG ADENIUM | MEMBUNGAKAN ADENIUM
MEMPERINDAH TAMPILAN ADENIUM
Daya tarik adenium tak hanya dari bunga. Akar dan batangnya pun memikat. Adenium memiliki akar yang unik. Ukuran akar dan batang semakin besar seiring bertambahnya umur tanaman. Pertumbuhannya pun tak hanya lurus menjulang menantang matahari , tapi bisa meliuk ke kiri dan ke kanan. Batang yang indah menampilkan kesan kokoh dan kuat. Batang bisa dibentuk sehingga akan tampak lebih unik dan lebih eksklusif.
A. TRAINING ADENIUM BARU (HASIL BURUAN)
Tanaman Adenium yang akan digunakan untuk dikoleksi ataupun untuk tujuan komersial sering didapatkan dari berburu , baik berburu di rumah-rumah penduduk ataupun di penjual tanaman hias. Adenium yang didapatkan seringkali tidak dipelihara dengan baik , dan juga tumbuh semau gue. berikut ini akan dijelaskan langkah-langkah untuk mempercantik adenium hasil buruan , sampai dapat ditanam di pot.
Menanam kembali adenium hasil buruan kerapkali dilakukan dengan cara "biasa" oleh sebagian kalangan penghobby adenium. Berikut ini juga akan diberikan langkah-langkah untuk "menghargai potensi tanaman adenium anda" - yang tidak sekedar tumbuh sehat dan berbunga banyak saja - yang tidak dilakukan oleh tukang tanaman biasa yang tidak memiliki taste artistik , termasuk juga inspirasi cara mempose adenium anda dengan sudut pandang professional , yang akan memberikan efek luar biasa bagi penampilan adenium anda.
A. TRAINING BONGGOL AKAR
Banyak hobiis menyangka bahwa bentuk bonggol yang unik hanya bisa diperoleh dari alam atau hasil perbanyakan biji. Apalagi di alam atau kebun , adenium berbonggol bagus termasuk langka. Di setiap kontes adenium , tanaman berbongol indah selalu menjadi primadona dn meraih juara. Dengan predikat juara tersebut , harga tanaman pun terdongkrak naik.
Meskipun langka , bentuk bonggol yang unik seperti menjuntai atau dikepang bisa dibentuk sendiri. Tak hanya batang dan cabang yang bisa dipermk , akar adenium juga bisa dirangkai. Lazimnya akar adenium hasil perbanyakan biji berukuran besar dan menggembung seperti bonsai.
Akar adenium hasil setek berbentuk serabut tidak bisa dikembungkan. Oleh kaena itu , untuk mendapatkan akar adenium yang menggembung harus dari biji. Semai biji di dalam polibag. Setelah tumbuh akar , angkat sendiri , supaya akar bawah saja yang mencari makanan. Dengan sendirinya akar atas akan menggembung. Beberapa nursery menjual biji adenium dari berbagai varietas.
Merangkai akar adenium tidaklah mudah. Pertama , cabut tanaman dari medianya. Letakkan tanaman ditempat teduh dan jangan terkena air. Dengan cara itu akar adenium akan tumbuh memanjang. Jika akar telah panjang , cabut dan layukan selama1-2 hari. Setelah akar lemas , pilin akar sehingga menyerupai kepang rambut. Dengan bentuk akar terpilin seperti itu membuat harga adenium meningkat menjadi 2 kali lipat. Bentuk akar menjuntai harganya bisa meningkat 3 kali lipat. Padahal bentuk rebah relatif lebih gampang dibentuk. Akar itu terbentuk karena pot jatuh sehingga rebah dan tumbuh mengikuti arah matahari.
B. MEMPERBESAR BONGGOL
Kelangkaan bonggol bagus membuat beberapa pekebun di tanah air bereksperimen merancang bonggol sejak tanaman muda. Bonggol muda berukuran 4-5 cm sudah bisa dibentuk. Tanaman yang sakit pun masih diselamatkan dan dibentuk. Dari sisa umbi masih bisa tumbuh akar. Bahkan , bentuknya lebih rapi karena akar muncul serempak dari pinggir bonggol yang sudah menganga.
Memaksa bonggol untuk tumbuh membesar memang relatif sulit dn resikonya esar. salah potong dan penanganan yang tidak tepat membuat tanaman merana dan mati. Itu sebabnya kebanyakan hobiis menggunakan tanaman sakit untuk dipotong. Toh , jika tanaman mati tidak merasa rugi. Sebenrnya beberapa pekebun malah menggunakan bonggol baru yang sehat. Justru tanaman yang sehat lebih cepat pulih setelah dilukai. Masa pemulihan tanaman yang relatif lama , bahkan beresiko mati.
Pilih tanaman yang batangnya berwarna hijau , mulus , dan bebas penyakit puru. Meskipun bentuk bonggol bagus , tetapi jika dipenuhi dengan puru akan mengurangi keindahan tanaman. Selain sehat , syarat lain adalah pertumbuhan tanaman harus bagus. Itu ditandai dengan adanya guratan di sekitar bonggol yang menandakan pertumbuhannya cepat.
Supaya penampilan terlihat cantik dan unik , gunakan bonggol sehat dan bercabang banyak. Tidak ada syarat khusus untuk ukuran tanaman , baik kecil dan besar bisa dipermak menjadi besar. Jika digunakan bonggol bercabang banyak , ketika besar sosok tanaman akan terkesan eksklusif. Setelah tanaman tersedia , pemolesan bisa dilakukan seperti berikut:
| 1. | Siapkan pisau atau cutter yang tajam dan steril. Bersihkan pisau dengan alkohol 70% atau dipanaskan di atas api agar terbebas dari kuman penyakit. |
| 2. | Cabut tanaman dari pot perlahan-lahan dengan cara mengoyang-goyangkan agar merenggang. hal itu bertujuan agar akar tidak putus. |
| 3. | Letakkan tanaman diatas kertas atau talenan. |
| 4. | Potong tanaman tepat di bagian yang paling besar dari bonggol. Lakukan perlahan-lahan supaya bonggol tidak retak. Setelah , itu celupkan batang yang sudah dipotong ke dalam larutan fungisida selama 6-10 menit. |
| 5. | Selanjutnya , angkat dan keringanginkan di tempat teduh selama 30-60 menit. |
| 6. | Setelah batang terasa , olesi dengan zat perangsang akar , Rooton F atau Atonik untuk memacu pertumbuhan akar. Supaya bekas potongan steril , olesi luka dengan bawang putih. Bawang putih bukan untuk memacu pertumbuhan , tapi mensterilkan luka. Selanjutnya , keringanginkan di tempat teduh selama 5-10 menit. |
| 7. | Tanam kembali dan simpan di tempat teduh. |
HAMA DAN PENYAKIT ADENIUM
Pemeliharaan adenium kerap kali menghadapi cobaan yang membuat kita mengelus dada tidak hanya bagi pemula , tapi juga dialami oleh pekebun besar , meskipun tanaman adenium terhitung jarang terserang Hama dan Penyakit.
Upaya yang dilakukan untuk mencegah timbulnya Hama dan Penyakit adalah : secara eksternal dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar penanaman adenium , baik dari serangga , kotoran , ataupun gulma yang menjadi vektor hama dan penyakit. Pengawasan sejak dini akan kondisi lingkungan dan gejala-gejala awal, sangat penting didalam upaya mencegah sejak dini berkembangnya hama dan penyakit. Kelembapan media tanam dan lingkungan juga penting diupayakan , dengan pengaturan kondisi lingkungan dan pengaturan jarak tanaman akan mengakibatkan tanaman akan mendapatkan intensitas cahaya matahari yang cukup sehingga proses tumbuh dapat optimal.
Selain itu secara internal perlakuan terhadap tanaman , termasuk penyiraman , pemupukan sangat berpengaruh didalam perkembangan tanaman. Tanaman yang sehat cenderung jarang terkena penyakit.
A. HAMA
a. Aphid
Hama ini berupa kutu berwarna kuning yang terdapat pada pucuk daun muda. Daun yang terserang akan tumbuh tidak sempurna dan cenderung mengeriting.
Cara penanggulangan menggunakan insektisida , seperti Dursban, Demiter. Insektisida ini bersifat kombinasi antara contact killing dan nervous disturbing. Artinya , bila insektisida ini mengenai serangga , serangga akan langsung mati , tetapi jika serangga tidak mati kemampuan reproduksinya akan mati , sehingga bisa memutus siklus hidup serangga. Insektisida ini digunakan dengan cara disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang aphid.
b. Nematoda
Umumnya nematoda terdapat di media tanam yang sering dipupuk kandang. Kerusakan tanaman pada tingkat yang parah disebabkan oleh sekresi air ludah yang diinjeksikan ke dalam tanaman saat nematoda menggigit atau memakan tanaman. Proses ini bisa menyebabkan kematian atau kekuatan akar dan tunas hilang , terbentuk luka , jaringan tanaman membengkak dan pecah.
Cara Penanggulangan nematoda bisa dilakukan dengan menyemprotkan/ menaburkan Furadan atau nematisida Dazomet 98% dengan dosis sesuai dengan anjuran.
c. Fungus Gnat
Fungus gnat merupakan hama yang bentuknya menyerupai nyamuk berwarna hitam. Sasaran hama ini adalah bunga.
Gejala : Bunga yang terserang ditandai dengan adanya bintik hitam di kuncupnya. Beberapa lama kemudian kuncup bunga akan membusuk dan gugur.
Cara penanggulangan : menggunakan insektisida , seperti dursban atau Proleaf yang disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang.
d. Root Mealy Bug
Hama ini menyerupai kutu rambut , tetapi berwarna putih , dan umumnya dijumpai pada di media tanam yang lembap. Tanaman yang mengalami serangannya bisa mengalami layu pucuk disertai pembusukan akar.
Cara Penanggulan : disarankan menggunakan gabungan nematisida , insektisida , dan fungisida , seperti Diazinon dengan cara disiramkan ke media tanam karena sumber penyakitnya bersembunyi di dalam media tanam atau dengan mengganti seluruh media tanam dengan media tanam baru yang steril. Tanaman sebelumnya dicelukan ke rendaman larutan insektisida.
e. Mealy Bug
Mealy Bug merupakan kutu berwarna putih , dan dijumpai pada ketiak daun dan pucuk daun muda. Kutu ini mempunyai sejenis tepung. Serangan kutu ini menyebabkan pertumbuhan pucuk menjadi abnormal. Cara Penanggulangan : dengan menyemprotkan insektisida , seperti Proleaf atau Diazinon yang disemprotkan ke bagian tanaman yang terkena serangan.
f. Semut
Semut sering bersarang di dalam media tanam atau di bawah pot , sehingga bisa merusak akar dan tunas adenium. Hal ini tentunya bisa mengganggu pertumbuhan adenium. semut merupakan vektor penyakit.
Cara penanggulangan : merendam sebentar pot adenium ke dalam air atau menyiramnya menggunakan obat antisemut.
g. Spider Mite
Hama berwarna merah ini senang bersembunyi di bawah daun dan ketiak daun.
Gejala : Daun yang terserang akan berwarna kusam.
Cara Penanggulangan :menggunakan akarisida , misalnya Kelthane.
h. Thrips
Kutu berwarna hitam ini bergerak cepat.
Gejala : Dapat dilihat pada bunga yang masih kuncup , sehingga bunga gagal mengembang dan menjadi kering.
Cara Penanggulangan : dengan menyemprotkan insektisida , seperti Detimer , yang disemprotkan ke bagian yang terkena serangan.
B. PENYAKIT
a. Busuk Akar
Busuk Akar merupakan penyakit yang dapat dialami oleh siapa saja , tidak mempedulikan apakah dia sangat berpengalaman , ataupun pemula kecuali jika kita hanya menanam adenium dalam hitungan jari. Untuk mengetahui secara jelas penyebab , cara penanggulangan dan langkah-langkah penyelamatan dapat dilihat pada halaman Pengobatan Busuk Akar Adenium
b. Layu Pucuk
Layu pucuk disebabkan disebabkan oleh jamur fusarium.
Gejala : Bagian tanaman yang terkena Layu pucuk pada pucuk daunnya akan berwarna hitam dan membusuk. Jika adenium terserang pucuk , secara otomatis pertumbuhannya akan berhenti.
Cara Penanggulangan : dengan menyemprotkan fungisida.
c. Pomopsis
Penyakit yang menyerang permukaan daun ini sering muncul saat musim hujan.
Gejala: Daun yang terserang akan berwarna kecokelatan dan membusuk.
Cara Penanggulangan : dengan menyemprotkan fungisida
|
MELAKUKAN PENGGANTIAN POT
Adenium hanya perlu dipindahkan potnya jika sudah memecahkan potnya yang lama, atau tampak bonggol gendutnya memenuhi pot lama anda. Hal ini mengindikasikan si Adenium tadi udah ngga muat dengan tempatnya. Kalau anda menggunakan wadah yang terbuat dari besi seperti drum , plastik, maka Bonggol akar Adenium ngga akan bisa mecahin wadahnya. Jadi untuk yang menggunakan wadah dari plastik, atau dari besi yang tidak mudah pecah, sebaiknya musti diingetin ngecek, kalau tidak si adenium cenderung akan mengalami busuk akar, bukan karena akarnya terluka kena pasir malang, (seperti kata pakar di salah satu milis ;p ) tapi karena terdesak dan terluka akibat bergesekan dengan dinding besi yang berkarat
Kesalahan yang sering dijumpai, banyak penghobby yang ingin adeniumnya cepat besar dengan menanamnya diwadah yang sangaaaat besar sekali sehingga potnya juga tidak akan pernah diganti. Hal ini tidak efektif, karena hanya menyebabkan akarnya berkeliaran kesana kemari, dengan bentuk lurus, lurus, tidak berbelit menggumpal.
Keuntungan penggunaan pot yang tidak terlalu besar adalah akar dapat berbelit sempurna secara bertahap, sehingga kita nantinya akan memperoleh bonggol akar yang sempurna.
Selain itu dengan media yang terbatas, pemakaian media juga hemat, dan penyiraman menjadi mudah, sehingga air dapat membasahi seluruh media dengan sempurna, perakaran si bonggol berkembang merata dan optimal. Dengan Pot yang tidak terlalu besar, kita dapat mudah mengangkat untuk memindahkannya, disamping mengetahui beratnya untuk merasakan apakah adenium kita sudah saatnya disiram atau masih berat karena medianya basah. Disamping Pemupukan juga lebih irit dan efisien
Perlu juga diingat, Penggantian pot lebih sering dilaukan pada awal-awal masa pertumbuhan adenium, karena pertumbuhan adenium yang sangat pesat terjadi hanya pada usia muda saja. Sedangkan jika tanaman anda sudah memasuki usia lanjut, perkembangannya juga melambat. Mungkin penggantian dilakukan setiap 2 tahun sekali, untuk mengganti media atau jika pot sudah penuh sesak. Kesimpulannya, lebih banyak keuntungan menggunakan Pot dengan ukuran yang sesuai, meskipun harus rela bersusah payah menggantinya secara teratur untuk hasil yang lebih maksimal.
MERAWAT ADENIUM UNTUK KONTES
Banyak penghobby yang kecanduan untuk ikut memamerkan koleksinya setiap ada kontes. berikut ini akan dipaparkan langkah-langkah untuk mempersiapkan Koleksi kita jika sudah terdengar kisi-kisi diselenggarakan kontes di kota kita. Mudah-mudahan dengan tip's berikut ini gelar juara dapat disabet.
Untuk mempersiapkan koleksi adenium yang diikutsertakan pada kontes atau pameran umumnya memerlukan waktu sekitar dua bulan. Untuk adenium yang sudah senantiasa dirawat dengan baik - merawat ya berarti ada ekstra treatment tidak hanya disiram saja - persiapannya membutuhkan waktu 2 minggu sampai satu bulan sampai pada penampilan yang optimal. Sedangkan untuk tanaman yang dipelihara "biasa-biasa " saja , butuh persiapan dan treatment ekstra , untuk membuat adenium sehat dan segar; mengkinclongkan bonggol; serta menyiapkan adenium agar bunganya kompak , maksimal dan seragam hingga menutupi daun yang ada. Untuk itu langkah-langkahnya adalah :
a. Treatment Dasar
Dengan asumsi adenium anda sudah melalui training untuk pembentukan akar , dan treatment batang , tanaman harus dalam keadaan sehat (tidak dormant) maka treatment dasar yang harus diperhatikan untuk persiapan pameran adalah pemupukan , penyiraman , dan pemangkasan menjelang kontes untuk mendapatkan bunga yang kompak dan maksimal. Yang perlu diperhatikan :
| 1. | Melakukan pengendalian penyiraman tidak kurang dan tidak berlebihan. Perlu diingat perlakuannya sedikit berbeda dengan tanaman yang tidak diikut sertakan dalam pameran. Untuk Mempersiapkan pembungaan penyiraman dilakukan dengan kiat basah kering , dimana tanaman disiram dengan gembor , kemudian dibiarkan kering dengan interval waktu tertentu (umumnya satu minggu) baru kemudian disiram kembali. hal ini akan mamacu pembungaan pada tanaman. perlu diingat , tanaman baru akan berbunga kalau persediaan makanannya cukup , dan mencapai tahap pembungaan atau jika berada dalam kondisi terancam. Perlakuan penyiraman ini memaksa tanaman untuk mempercepat proses pembungaannya. Diimbangi dengan pemupukan maka akan diperoleh bunga yang kompak dan berwarna cerah nantinya. |
| 2. | Pemangkasan cabang. Pemangkasan ebaiknya menggunakan pisau tajam dan steril |
| 3. | Pemupukan untuk pembungaan dilakukan dengan terlebih dahulu menyehatkan tanaman dengan menggunakan pupuk untuk pertumbuhan , biasanya dilakukan sebulan sebelum treatment untuk kontes dilakukan. Perlu diingat , jika tanaman adenium anda tidak sehat , maka perlakuan ini hanya mengakibatkan adenium anda menderita dan menemui ajalnya secara perlahan. |
b. Memahami Karakter Adenium
Setiap hobiis memiliki cara berbedadalam menangani adenium kesayangannya. Umumnya seorang hobiis memperlakukan adenium seperti memperlakukan anaknya sendiri. Karenanya , mereka memahami karakter adenium yang mereka pelihara , sehingga hafal kapan waktuyang tepat untuk menjemur di bawah cahaya matahari dan kapan mengistirahatkan ditempat teduh. Kaarkter tersebut bisa dipelajari dengan caramemperhatikan dan merawatnya setiap hari.Adenium yang akan diikutsertakan pada acara kontes atau pameran harus ditanam di dalam pot yang sesuai dengan banderol harga yang diinginkan karena bahan dan estetika pot sangat mempengaruhi penampilan dan harga adenium. Pot yang digunakan biasanya pot tanah liat atau keramik. lazimnya pot untuk adenium berbentuk ceper dengan ragam hias yang disesuaikan dengan warna bunganya. Keserasian antara pot dan adenium ini bisa mengangkat harganya menjadi lebih mahal dan jika dikonteskan bisa memberi nilai tambah
c. Pengangkutan Adenium ke Arena Kontes atau Pameran
Hal terpenting yang harus anda perhatikan pada saat membawa koleksi anda ke arena kontes adalah "hati-hati dan tidak kesusu". sebelum diangkat sebaiknya tanaman anda diikat ke potnya dengan menggunakan tali rafia untuk mencegah tanaman goyah dari posisi tanamnya. pengangkatan dan pemindahan dilakukan dengan hati-hati , untuk adenium Giant biasanya digunakan alat katrol untuk memindahkan. Selanjutnya , pot diletakkan dikendaraan atau sarana angkutan yang digunakan dengan hati-hati. Untuk mencegah komposisi tanaman berubah akibat angin , dan mencegah kerontokan dan daun pada saat pengangkutan (untuk mobil terbuka ) sebaiknya tanaman dikerubungi dengan net. hal ini juga bermanfaat untuk mengurangi sengatan matahari ketika tanaman dipindahkan.
Tip's penempatan adenium di ruang pamer dengan memperhatikan tampak utama yang sudah kita persiapkan dengan kondisi tanaman pada saat dilombakan khususnya dominasi bunga. sehingga nantinya diperoleh posisi pose yang paling optimal dan menarik , baik dari segi perpaduan bonggol , postur tanaman secara keseluruhan maupun pose untuk memview penampilan bunga secara maksimal. Yang perlu diingat , bagaimana mencari posisi yang optimal untuk menutupi kekurangan dari view pada salah satu yang dimiliki adenium kita dengan menonjolkan kehadiran bunga pada sisi tersebut sebagai kompensasinya.
Penempatan keterangan dan deskripsi tanaman kita meliputi nama adenium , nama nursery , harga diperlukan untuk menyediakan informasi yang baik dan akurat mengenai tanaman koleksi kita.
INTERVAL PENYIRAMAN ADENIUM
Kapan saya harus menyiram adenium saya, seberapa sering, seberapa banyak harus disiram ? Pertanyaan diatas sangat sering kita temui. Tidak hanya bagi pemula, tetapi juga bagi banyak orang yang sudah lama memelihara adenium, dan mengalami krisis kepercayaan, terutama jika sebagian koleksinya mengalami masalah busuk batang, atau masalah lain terkait penyiraman adenium yang dimiliki, semua pengetahuan dan ilmu yang dimiliki jadi pupus.
Penyiraman adenium sangat ditentukan banyak faktor, tidak ada satu metoda atau cara yang paling benar. Dipengaruhi oleh usia tanaman, besar kecilnya, media tanamnya dan besar kecil potnya, kondisi tanaman, kondisi lingkungan eksternal seperti intensitas sinar matahari, angin, dll. Untuk dapat mengetahui kebutuhan adenium kita akan air, sebagai pencinta adenium tentu saja kita harus mempelajari perilaku dan kebiasaannya sebagai berikut :
Untuk pertama kali siram adenium tadi, usahakan menyiram sampai basah dan merata. Setelah itu tergantung media yang digunakan, biasanya 2 hari setelahnya media akan nampak mengering dipermukaan. Tetapi kalau kondisi internal dan eksternalnya berbeda bisa saja dalam waktu tersebut media masih basah. Atau bisa saja media diatas kering tetapi didalam masih basah, hal ini terutama jika menggunakan sekam. Untuk memastikan coba angkat potnya, dan rasakan perbedaannya dibandingkan dengan media dalam keadaan kering. Jika terasa ringan, berarti penyiraman selanjutnya dapat dilakukan. tetapi jika masih terasa agak berat, berarti keesokan harinya harus dicek kembali. Penyiraman sangat tergantung dari media yang kita gunakan. Sekali kita mengetahui formulanya, penyiraman merupakan rutinitas yang menyenangkan.
Usahakan antar waktu penyiraman dilakukan dengan menambah 1 hari media dalam keadaan kering. Penyiraman berikutnya dilakukan dengan menyiram medianya sampai air mengalir keluar dari lubang didasar pot. Pastikan air mengalir beberapa saat, sehingga air merata meresap keseluruh media, agar perakaran berkembang merata dan optimal. Disamping itu agar sisa-sisa pemupukan yang masih tertinggal dapat larut terbawa air, dan tidak menumpuk dimedia tanam, atau didasar pot.
Penyiraman dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman, tidak selamanya interval yang dilakukan berlaku, mengingat kondisi tanaman berbeda-beda. Setelah berbunga umumnya penyiraman dikurangi, karena pada saat ini metabolisme tanaman menurun, dan sedang mengatur nafas untuk melanjutkan siklusnya kembali. Jika kita temui sebagian daun tiba-tiba menguning, atau cabangnya tampak gundul, kurangi penyiraman media terlalu banyak menyimpan air. Jika bonggol tampak mengkerut, salah satu faktornya penyiraman yang tidak teratur dan intensitasnya kurang. Untuk mengatasinya dapat dilihat pada Tips Jika bonggol anda mengkerut. Jika tampak pertumbuhannya ekstrem disisi yang lain, mungkin saja peyiramannya tidak merata. Jika tanaman tidak berbunga dalam jangka waktu lama, penyiraman merupakan salah satu faktor dan solusinya.
Jika terlihat adenium kita mulai mengeluarkan tunasnya, berarti adenium kita sedang energi penuh untuk tumbuh. Penyiraman harus dilakukan untuk mendukung pertumbuhannya. Pada saat ini pertumbuhannya sangatlah pesat.. Jangan sampai kekeringan, karena pertumbuhan yang baru dimulai dapat berhenti seketika karena metabolismenya terganggu. Untuk memulainya kembali dibutuhkan waktu yang lama. Penyiraman teratur dan jumlah yang cukup akan membuat pertumbuhannya maksimal, dan pembungaan yang lebih kompak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar